Apa Itu Black Friday?

Istilah Black Friday tersebut pada dasarnya populer di Amerika Serikat. Ini berkaitan pula dengan perayaan Hari Thanksgiving. Boleh jadi kamu akan sering mendengar tentang Black Friday sepanjang hari Jumat (23/11/2018) ini. Apa itu Black Friday? Apa ada Black Friday di Indonesia? Berikut gambarannya.

Di AS, Thanksgiving jatuh pada hari Kamis keempat di bulan November. Nah, Black Friday jatuh pada sehari setelah Thanksgiving. Itu berarti, tahun ini Thanksgiving dirayakan pada hari Kamis (22/11) dan momen Black Friday hadir di hari Jumat (23/11).

 

Baca Juga: Harbolnas: 11-12 Desember Diskon 50% Semua Paket Hosting

 

Hadir tepat setelah Thanksgiving dan menjelang periode Natal, Black Friday di AS sudah menjelma sebagai momen yang sangat ditunggu-tunggu untuk berbelanja terlebih karena para peritel pun memberi diskon besar-besaran. Bisa sampai 80% lho!

Secara khusus, Black Friday memang besar di AS. Namun, sejumlah negara pada prosesnya pun ikut “merayakan” momen serupa pada setiap tahunnya.

Keberadaan Black Friday bahkan ikut menginspirasi Jack Ma, lewat Alibaba, membuat momen belanja serupa lewat Single’s Day setiap tanggal 11 November. Pamor “Hari Jomblo” itu kini bahkan tak kalah besar dengan Black Friday yang menginspirasi kelahirannya.

Merujuk soal pengistilahan, Black Friday bisa diterjemahkan sebagai Jumat Hitam. Terdengar bernuansa horor? Sebenarnya tidak juga.

Menurut sejumlah sumber, “hitam” di sini mengacu pada warna tinta pada laporan keuangan. Pada konteks tersebut, hitam bermakna laba. Yang seram justru keberadaan tinta “merah”, yang berarti kerugian.

Di Indonesia, Black Friday lazim dibandingkan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Toh setidaknya kedua momen itu punya kesamaan dalam memberi kesempatan belanja dengan memanfaatkan iming-iming potongan harga.

Baca Juga:  Kontroversi Draft Aturan Keamanan Siber di Thailand

Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah merchant dan e-commerce Indonesia bahkan sudah ikut terlibat meramaikan Black Friday seperti halnya di AS, termasuk pula pada tahun 2018 ini. Hal itu tentunya memberi kamu kesempatan untuk belanja online, bukan cuma dari luar negeri melainkan juga dari toko lokal pada hari ini.

Sedikit saran, jangan langsung gelap mata akibat Black Friday. Tetap selektif dan ada baiknya pula bandingkan harga dengan gerai lain. Hal itu agar kamu tidak terjebak dalam diskon abal-abal dan potongan harga tipu-tipu karena adanya harga yang sudah kena markup sebelum diskon.


Di tulis oleh: